Sunday, July 6, 2014

God, deliver us from evil

Pilpres 2014 tinggal menghitung hari. Bahkan hari ini, Minggu 6 Juli 2014, harusnya sudah memasuki masa tenang.

Masa tenang yang tegang. Ya... Masa tenang yang tegang.

Kenapa tegang?

Seperti yang sudah banyak dibahas orang, bahwa Pilpres 2014 ini adalah Pilpres yang paling special sepanjang sejarah Indonesia Merdeka. Karena kedua calon presiden berasal dari 2 latar belakang yang sangat berbeda, keduanya memiliki karakteristik yang sangat berbeda, yang otomatis membuat keduanya memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda juga.

Namun disini aku tidak mau menuliskan hal-hal negatif dari salah satu capres ataupun menuliskan hal-hal positif dari capres lainnya. Sudah terlalu banyak blog yang menulis demikian. Aku pun sudah memutuskan untuk memilih capres yang mana. Dan aku juga sudah diminta khusus oleh tim penasihat hukum untuk tidak memberi dukungan langsung ke salah satu capres demi keamanan bersama.

Hanya saja isu-isu akan terjadi Chaos bila salah satu capres kalah sudah santer terdengar. Bahkan usaha dari para jubir kedua capres untuk menenangkan masyarakat malah membuat semakin tegang. Seakan-akan mereka malah mengkonfirmasi bahwa ancaman tersebut memang ada dan bisa saja kejadian.

Saat ini aku hanya ingin berdoa untuk keselamatan seluruh bangsa Indonesia.

God, deliver us from evil. Tuhan, lepaskanlah kami dari yang jahat.

Kedua capres tersebut adalah manusia biasa. Pendukung dari kedua capres pun masih manusia biasa. Manusia yang masih memiliki sisi baik dan sisi jahat.

Saat ini hanya karena pertikaian akibat perbedaan pendapat tentang capres saja sudah banyak membuat bentrokan dan perpecahan antar sahabat bahkan keluarga. Bagaimana kalau nanti capres yang sudah didukung mati-matian itu kalah? Dapatkah capres tersebut dan para pendukungnya berbesar hati?

 Aku hanya takut pada saat itu Setan sudah menguasai hati dan pikiran mereka, sehingga mereka dapat melakukan hal-hal diluar dugaan. Semoga saja ketakutanku tidak beralasan dan tidak akan pernah kejadian.

Namun sekali lagi aku hanya ingin berdoa
God, deliver us from evil. Tuhan, lepaskanlah kami dari yang jahat.

Grey_S

Monday, June 9, 2014

My dreams



Aku memiliki IMPIAN.
Kata motivator aku harus jelas dalam menggambarkan impianku agar aku mudah untuk membuat strategi untuk mencapai impianku.

Baiklah akan aku tuliskan semua disini. Aku sudah tidak perduli lagi bila ada yang mentertawakan dan mengatakan tidak mungkin. Karena aku akan membuatnya menjadi MUNGKIN.

Aku memiliki IMPIAN.
Tapi impianku bukan menjadi orang kaya atau menjadi penguasa.
Aku memiliki impian untuk hidup bahagia bersama orang-orang terkasihku.
Menemani mereka kemana pun mereka mau.
Menemani mereka kapan pun mereka minta.
Bekerja bebas waktu dan bebas tempat.
Bebas dari tekanan bos dan bebas dari tuntutan pegawai.
Bekerja hanya untuk panggilan hatiku.

Lalu pekerjaan apa yang cocok untukku?
Aku sangat mencintai dunia Investasi. Maka aku memutuskan untuk serius mempelajari tentang Analisa Saham dan Psikologi Trading.

Bagaimana bisa aku hidup dari Saham? Saham itu Judi. Apakah aku akan menjadi seorang penjudi? Tentu tidak. Aku sudah memikirkan hal itu.
Saham itu bisa di analisa. Warren Buffet buktinya. Dia bukan seorang penjudi.
Maka untuk bisa mempelajari bagaimana cara menganalisa saham secara profesional dan terlatih, aku harus menjadi seorang ANALIS.

Apakah aku sanggup menjadi ANALIS?  Yang berarti aku harus memulai lagi dari 0. Yang berarti aku harus meninggalkan kedudukanku saat ini.
Aku harus sanggup. Demi Impianku. Demi orang-orang terkasihku. Aku harus sanggup.
Dan salah satu cara agar aku bisa lebih mudah mencari pekerjaan sebagai seorang Analis, aku harus lulus ujian Wakil Manager Investasi.

Dan sebagai langkah pertama, hari ini, tanggal 9 Juni 2014 aku akan mendaftar ujian Wakil Manager Investasi.
Doakan aku lulus yah.