Monday, June 30, 2008

Vampire abad 22

Vampire abad 22.... Istilah ini baru aku temukan hari ini. Saat aku terbangun di pagi hari, dan menyadari mulai hari ini aku jadi "PENGACARA miskin" lagi alias Pengangguran Banyak Acara tapi ga punya uang.... Hehehe... Tapi yang ingin aku bahas hari ini bukan aku jadi "Pengacara"nya. Aku ingin membahas tentang Vampire-vampire masa kini yang tidak lagi minum darah tapi makan temen juga.

Sejak pagi hari ini entah kenapa suasana hatiku sedang tidak enak lagi. Sejak bangun pagi rasanya kok sebel banget liat sinar matahari. Sepertinya selama ini ternyata aku benci matahari apalagi kalo lagi diem aja dirumah kayak gini. Mungkinnya ini sebabnya aku suka banget di ruang kerjaku yang terletak di bawah tanah, dan mobilku yang memang sengaja aku pasang kaca film 80%, dan sunglassesku yang hampir ga pernah ketinggalan. Bener-bener aku merasa seperti vampire.

Tapi ternyata ada satu jenis vampire baru lagi. Yang ini aku baru sadar tadi sore. Waktu cerita-cerita sama salah satu mantan temen kantorku. Jenis vampire yang ini doyannya makan temen. Dan ternyata jenis vampire yang 1 ini bener-bener banyak. Padahal sebelumnya aku kira cuma ada di cerpen-cerpen atau sinetron. Luar biasanya lagi vampire seperti ini bagaikan malaikat di mata orang awam. Aku sendiri sempat tertipu olehnya.
Jayuz yah vampire ke tipu vampire... tapi itu lah kenyataan yang terjadi pada diriku. Salahku sendiri terlalu naif dengan dunia ini. Aku kira yang vampire itu cuma aku doang... ternyata aku ini masih vampire yang tergolong manusiawi dan bodoh... masih banyak vampire yang lebih kejam dariku... (Jujur saat ini aku jadi ga tau mana yang lawan, mana yang kawan. Tapi sutra lha, yang sudah berlalu biar lha berlalu....)

Ciri-ciri dari vampire pemakan teman adalah:
1. Biasanya secara fisik dia begitu sempurna (cantik buat ce, tampan buat co)
2. Secara akademis, posisi & financial juga bagus.
3. Bermulut manis & bersikap baik kepada siapa pun.
4. Biasanya tipe seperti ini malah memiliki banyak teman dan di gandrungi banyak orang.

Maka itu berhati-hati lha pada sosok orang-orang seperti diatas....




GreyS

Sunday, June 29, 2008

Tentang Dia

Jakarta, 29 Juni 2008


Ku tak bisa menebak

Ku tak bisa membaca
Tentang kamu

Kau buat ku bertanya
Slalu dalam hatiku
Tentang kamu

Bagaimana bila akhirnya ku cinta kau
Dari kekuranganmu hingga lebihmu
Bagaimana bila semua benar terjadi
Mungkin inilah yang terindah


Akhir-akhir ini lagu BCL yang ini sering banget diputer di radio-radio kawula muda di Jakarta. Awalnya lagu ini biasa aja buat aku, sampai aku perhatikan liriknya. Bagus juga....
Mengingatkan aku pada kisahku sendiri. Kisah antara aku dan "dia".

Jujur saja sampai saat ini aku masih memikirkan tentang dia. Aku masih berpikir kenapa dia sempat menjauhiku. Kenapa sikapnya kadang baik dan manja, kadang rese dan galak. Kenapa dia marah saat orang lain berusaha mendekatiku. Kenapa saat aku memutuskan menyerah untuk mencintai dia, tiba-tiba dia baik lagi ke aku. Kalau dia benci aku, kenapa dia tetap perhatian dan inget aku.
Kenapa aku harus tau banyak tentang dia justru dari teman-temannya. Kenapa.... Kenapa.... dan Kenapa.....
Banyak sekali kenapa dalam otakku..... tapi sampai detik ini pertanyaan-pertanyaan itu tidak pernah terjawab... dan tidak pernah mau dijawab oleh-nya.

Aku bingung. Aku bingung harus berbuat apa dan harus bagaimana. Cuma 1 yang aku tau dengan pasti.... Aku masih cinta dia.... Dari kekurangannya hingga lebihnya.... Karena ini lha aku akan bersedia menunggunya, meski entah sampai kapan.... Semoga ini semua akan benar terjadi... dan dia akan menjadi anugerah yang terindah bagiku.



GreyS


Awal sebuah perjalanan

Jakarta, 27 Juni 2008

Hari ini adalah hari terakhirku di kantor. Kantor yang selama 9 bulan ini mengajarkan aku banyak hal. Banyak kisah suka dan duka didalamnya. Persahabatan, perselisihan, perjuangan hidup, dan hal-hal lainnya. Termasuk kisah cintaku, yang bagaikan telenovela, yang entah bagaimana nanti kelanjutannya. Pastinya aku berharap Happy Ending.

Setelah hari ini berakhir, artinya liburan panjangku akan dimulai. Liburan terpanjang yang pernah kumiliki. Liburan panjang untuk melakukan perjalanan panjang dalam mencari jati diri dan arti cinta sejati. Perjalanan panjang untuk mencari jawaban dari setiap pertanyaan yang hampir membuatku gila selama 24 tahun ini. Dan untuk semua orang yang mengikuti Blog ini, aku mohon doa agar aku bisa menemukan apa yang aku cari.

Dan seperti janjiku sebelumnya, aku akan berusaha menuliskan setiap perjalananku di Blog ini. Ini semua kulakukan untuk me-review semua hal yang telah aku pelajari sepanjang hari... dan tentu saja agar di akhir liburan panjangku ini aku bisa menemukan apa yang aku cari.

Tuhan semoga akhirnya aku bisa melewati perjalanan panjang yang baru akan dimulai ini....
Amin.



GreyS

Dia yang begitu sempurna

“Kau begitu sempurna… Di mataku kau begitu indah…” tiba-tiba lagu Andra and the Backbone terngiang ditelingaku saat aku memikirkannya. Dan seperti biasa bila aku sedang merindukan seseorang dan aku menemukan kata-kata untuk kurangkai, gatal rasanya bila aku tidak menuliskan sebuah puisi. Puisi pertama yang kutulis untuknya. Dari lubuk hatiku yang paling dalam.

Sempurna

Sempurna…..
Dia begitu sempurna….
Betul-betul sempurna….
Tapi dia sempurna sebagai manusia….
Bukan malaikat….

Sempurna…
Dia begitu sempurna….
Dia sempurna karena kelemahannya…
Dia sempurna karena kelebihannya…

Sempurna…
Dia begitu sempurna saat marah, dia begitu sempurna saat tersenyum…
Dia begitu sempurna saat menangis, dia begitu sempurna saat tertawa…
Dia begitu sempurna saat sakit, dia begitu sempurna saat sehat….

Sempurna…
Dia begitu sempurna….
Masterpiece ciptaan Tuhan yang sungguh sempurna…
Dan aku…. Mencintai kesempurnaannya…

Yah aku memang mencintai kesempurnaannya. Kesempurnaannya sebagai seorang manusia biasa. Manusia yang masih terdiri dari darah dan daging.

Sejak pertama aku bertemu dengannya dia benar-benar berbeda 180’ dari dosenku tercinta. Dulu aku bahkan berpikir, apa aku mencintainya karena dia mengingatkanku pada dosenku. Perbedaan mereka yang sangat mencolok membuatku selalu membandingkan mereka.

Bila dosenku tercinta lulus MBA dan CPA di usia 23 tahun, di usia yang sama sayangku baru lulus S1-nya. Bahkan dia sama sekali tidak tertarik untuk ambil S2.

Bila dosenku seorang yang sangat fashionable, mungkin karena single dan sudah mapan juga, sayangku masih suka dengan baju-bajunya yang sudah dipakai sejak ia masih di bangku kuliah. Bahkan beberapa bajunya warisan dari kakak-kakak perempuannya.

Bila dosenku sangat menjaga pola makan dan bentuk tubuhnya, sayangku paling suka makan makanan yang mengandung kadar lemak tinggi. Bahkan sayangku tidak pernah peduli dengan lemak di perutnya yang mulai menumpuk.

Bila dosenku seorang yang sebisa mungkin menjaga image di depan umum, sayangku orang yang paling tidak pernah peduli apa kata dunia, kecuali kata hatinya dan kata-kata keluarganya.

Bila dulu aku mencintai seseorang yang hampir tidak memiliki kelemahan, kini aku mencintai sayangku yang memiliki begitu banyak kelemahan. Namun saat kelemahannya bersatu dengan kelebihannya, dia menjadi begitu sempurna. Sempurna sebagai manusia.


Grey S